Just little girl named Xiao Ai

Senin, 06 Januari 2014

FF Tao and Jaejin (bonus)

Title : babypanda & miss.babbo <3
author : AISYAH AMINI A.K.A ISTRI SAHNYA LEE DONGHAE SUPER JUNIOR (y)
Cast : Huang Zi Tao a.k.a Tao, Jung Jaejin(namkor author a.k.a aisyah amini)
Genre : comedy, romance, happy ending (maybe)
Rating : Bimbingan Orangtua(ini nulis ffnya aja di dampingin babe oman a.k.a sooman)
ini FF berchapter chapter, berpart part, berepisode episode, akan di share di FB dan blog ane :D

---------------- ep.5 (bonus)






          Sudah 3 tahun Jaejin tak bertemu dengan Tao secara langsung. Mereka hanya berkomunikasi lewat ponsel, sms, telfon, atau video call. Bahkan sekarang mereka sudah resmi menjadi sepasang kekasih.

          Jaejin kini masih menjadi seorang mahasiswi di sebuah universitas ternama di Seoul. Sedangkan Tao sudah mulai bekerja di perusahaan appanya di China.


          Sudah 1 minggu terakhir ini Tao tak menghubungi Jaejin, Jaejin juga berusaha menghubungi Tao, tapi Tao tak menjawabnya. Ponselnya tak aktif. Itu semua membuat Jaejin khawatir dan cemas.


          Hari ini, hari terakhir pada bulan desember. Tepat tanggal 31, sebenarnya Jaejin ingin sekali merayakan tahun baru bersama Tao. Tapi Tao saja tak bisa di hubungi. Sejak dulu, Jaejin memang sangat ingin menemui Tao. Tapi Tao tak bisa pergi ke Korea, dia bilang bahwa keadaan masih belum memungkinkan untuknya kembali ke Korea.


          Malam tahun baru kali ini, Jaejin hanya menghabiskan waktunya di sebuah café di dekat tempat pertunjukan kembang api.


          Berkali kali yeoja manis ini menghela nafasnya kasar, rasa kesal, sedih, kecewa, dan apalah segala macam bercampur di hatinya. Nyesek memang, tahun baru tanpa kekasih di sampingnya, padaha sudah punya kekasih. Itulah yang selama ini Jaejin rasakan, 3 tahun berpacaran tanpa pertemuan secara langsung. LDR membuat dirinya hanya semakin tersiksa.


Drrt drrt


          Sebuah pesan masuk di ponsel layar sentuh Jaejin, jantungnya berdegup kencang, harapannya sebuah nama ‘My baby panda’ akan mengirimnya pesan, mengucapkan selamat tahun baru dan selamat malam. Setidaknya itu bisa membuatnya tertidur lelap di malam pergantian tahun ini. Namun apa? Yang ia dapatkan malah sms dari teman si Tao, Minseok yang mengiriminya pesan tidak jelas.


          Malam mulai larut, tapi café semakin ramai, special di tahun baru ini, café buka 24 jam. Mungkin biar mereka yang masih ingin menunggu kembang api tahun baru bisa bersantai terlebih dahulu di café. Pengunjung café itu kebanyakan pasangan muda mudi, atau tidak segerombolan teman-teman. Sepasang kekasih duduk tepat di bangku depan Jaejin. Tampaklah kejadian romantic antara sepasang kekasih itu yang otomatis membuat Jaejin ceburu setengah mati. Andaikan Tao disini, pastinya Jaejin juga bisa merasakan hangatnya pelukan Tao.

         Jaejin menggelengkan kepalanya pelan, membuang semua khayalan tingkat tingginya itu. Dengan malas ia meletakan kepalanya di meja, menatap jalanan yang sudah ramai, dari keramaian itu Jaejin menemukan sosok seorang mirip Tao. Berambut pirang gimana gimana gitu *kek model rambutnya Tao sekarang*. Jaejin mengangkat kepalanya, tubuhnya menegang saat namja yang menurutnya mirip Tao itu melambaikan tangannya sambil tersenyum pada Jaejin. Jaejin mengucek(?) matanya, hanya halusinasi 
Jaejin saja..

Jaejin : “nae pandaaa.. jinjja bogosieposeoo..”*menatap foto Tao yang ada di ponselnya

*srett(suara mati lampu)

          Ini bukan hal yang di sukai Jaejin, mati lampu. Jaejin sangat takut gelap, tubuhnya kembali tegang, ia mengambil ponselnya, namun sial, ponselnya juga ikut mati. Apa apaan ini? Pikir Jaejin. Jendela di sampingnya juga otomatis tertutup dengan sendirinya. Bagaimana bisa? Its real, but I can believe it too..


         Di saat gelap itu, suara dentingan piano terdengar jelas di café itu. Nada nada yang manis, dan sebuah suara seorang namja juga terdengar sangat jelas. Suara berat nan merdu, membuat Jaejin merinding di buatnya.

Ni jiu bie zai you yu le hao ma
Jiu qing na chu wo de xin zang
Na xiang yi dao hen ci yan de guang mang
Lian ye de yue guang ba yan jing guan shang


          Sepenggal lirik berbahasa China itu terdengar, Jaejin taka sing dengan lagu ini. Lagu ini pernah di nyanyikan Tao lewat video call 2 bulan lalu untuknya.

Jaejin : bukankah ini.. baby dont cry?*bergumam


Ru guo bu shi wo shi bie de nan ren
Ru guo zhi shi xi ju li mian de yi ju hua
Shao gan le jiu ba, wo yuan he ni de ai jiao huan shang heng


          Suara itu semakin jelas, lirik liriknya juga semakin mengingatkan Jaejin pada kekasih tercintanya yang sedang ada di negeri tirai bambu.

Baby don’t cry, tonight dang hei ye zai ci liang qi lai
Baby don’t cry, tonight jiu dang zuo mei fa sheng guo yi yang
Ni yong yuan dou bu hui hua cheng xiang pao mo yi yang
Nan dao ni bu zhi dao ma
So baby don’t cry, cry wo de ai shou hu ni bu fen kai


          Air mata Jaejin meluncur bebas begitu saja, teringat saat dulu kekasihnya menyanyikan lagu ini untuknya. Entah ini hanya kenangan yang terpikir oleh Jaejin atau hanya halusinasinya. Jaejin menunduk, isakannya semakin terdengar.

Fang xia ni zui bu an de xin fang, jiu qing jie shou ming yun ba
Wo xiang wo ai ni bi geng duo de lian ren ah, hai geng jia bei de qu ai shang
When you smile, sunshine tai can lan de rang wo dou shuo bu chu hua
Zheng ke xin qi bo lang pai sui le jiu ting xia lai


          Sorot lampu menyinari seseorang yang ada di panggung di café itu. Seseorang yang duduk sambil memainkan piano classic. Dan, yang menarik. Kenapa ada boneka cosplay panda yang besar di panggung itu. Panda itu menyanyi, menyanyikan lagu.

Baby don’t cry (Woo~ ), tonight zai bao feng lai xi de ye wan (I can hold you in my arms)
Baby don’t cry, tonight hao xiang hen shi he zhe ge ye wan (zhe ye wan)
Dan zhe yi shun jian de ji qing bu neng gou yan chang  (gou yan chang~)
Que yao mu song ni li kai (Yeah yeah~)
So baby don’t cry (don't cry) cry  (cry) jiu rang wo de ai xiang ji yi ba


          Lirik reff itu terdengar lagi, membuat Jaejin benar-benar tak bisa menahan isak tangisnya. Memang tidak terdengar keras, tapi setidaknya jika yang telinganya normal, bisalah untuk mendengar isakan Jaejin walaupun dengan volume kecil.

          Cosplay panda itu juga semakin membuat Jaejin teringat akan babypandanya itu.


Jaejin : tao..hiks hiks.. bogosieposeoo..*menangis

Dao chu yin yin de chen chen de kong qi, xian ru le cheng wei li bie de tong li
Kuai yao zhi xi, tong dao wu li, wei you ni de xiao rong cai shi zhen tong ji ah!
Wo de ren xing yue gui, xi wang wo men de gu shi you jie wei
Don’t cry bu xiang ni bei shang luo lei, ning yuan ni dui wo shi leng mo de baby

Say no more (baby) no more (don’t cry)
Bu yao you yu, bu yao zheng zha, dang zhe yi qie dou kai shi beng kui
Say no more (baby) no more (don’t cry)

Qing rang wo ke yi bao liu zui hou de zun yan
Huo zhe qing jiang wo zhi jie hui mie
Ni de yan shen li chong man le yue guang baby, woah~
Wu sheng wu xi zai tong ku li, liu tang zhe chun jie de guang


          Jaejin berusaha menghayati bagian ini, bagian rap. Dimana bagian Tao sangat suka menyanyikan bagian ini, memang suaranya lebih cocok untuk nge rap daripada menyanyi biasa.

Baby don’t cry, tonight (cry)
Dang hei ye bu zai liang qi lai (I can hold you in my arms)
Baby don’t cry, tonight  (Oh yeah) jiu dang zuo mei fa sheng guo yi yang , (woah~)
Ni yong yuan dou bu hui hua cheng xiang pao mo yi yang
Yao yong yuan dou bu zhi dao (Woah woah woah)
So baby don’t cry, cry (Don’t cry yeah, cry)
Wo de ai shou hu ni bu fen kai (cry, cry~)

Jiu kan qing chen de yang guang sa xia lai (xia lai)
Xiang ni yi yang yao yan de sa xia lai (falling down)
Wo xiang wo yan jing mi lu (Oh oh~)
Xian zai cai cry, cry, cry~

          Lagu berakhir, tapi suara piano clasic itu masih berbunyi. Tapi suaranya berganti, menjadi lagu clasic yang sangat nikmat untuk di dengarkan. Sorot lampu masih menyinari seseorang yang menggunakan cosplay panda itu.

*Lagunya berubah menjadi lagu Angel-EXO*

          Jantung Jaejin berdebar kencang, saat orang itu hendak melepas baju cosplaynya, tapi kepalanya masih di pakai. Di balik baju itu, rupanya seorang namja yang mengenakan setelan jas hitam lengkap. Namja itu berjalan mendekat ke arah Jaejin, sebuah lampu juga menyorot Jaejin yang masih berurai air mata itu. Namja itu yang masih menggunakan kepala panda itu melepasnya. Jantung Jaejin semakin berdebar kencang dan.. ddeng ddeng ddeng

          Munculah sebuah kepala(what?) seorang namja tampan. Sorot mata yang tajam, hidung yang mancung, bibir yang seksi, dan berambut pirang. Mata Jaejin nyaris copot dari tempatnya. Ini nyata atau hanya halusinasinya. Namja itu meletakan kepala panda itu. Dengan lembut, tangan namja yang dingin itu menyentuh tangan Jaejin, mengajaknya berdiri. Kini lampu hanya menyorot ke arah mereka berdua. Suasana semakin mencekam dan romantis.

          Namja tampan itu terus tersenyum manis pada Jaejin, memang senyum yang manis, tapi di balik senyum itu adalah senyum nakal yang membuat Jaejin mabuk kepayang.

Namja : sayang?

          Jaejin menelan salivanya susah payah, suara ini, panggilan ini, benar benar membuatnya ingin terbang. Apalagi di tambah dengan ekspresi namja yang sambil mengangkat satu alisnya.

Jaejin : t.. tao.. itukah kau?
Namja : ya sayang.. ini aku Huang Zi Tao..

          Air mata Jaejin kembali mengalir.

Jaejin : aku tidak bermimpi,kan?
Namja : tidak sayang.. aku Huang Zi Tao, kekasihmu.. kekasih yang selama ini kau tunggu tunggu..*menggenggam tangan jaejin dan meletakannya di wajah namja tampan ini

          Benar saja, namja tampan ini adalah namja yang sangat sangat ingin Jaejin temui. Jaejin kembali menangis, ia memeluk namja itu erat. Seakan tak ingin melepasnya lagi.

Jaejin : jika memang kau benar Huang Zi Tao.. kumohon, jangan tinggalkan aku!! Tetaplah bersamaku disini.. temani aku.. hikss hiks..
Tao : tentu saja sayang.. aku takkan meninggalkanmu.. aku akan tetap bersamammu dan aku akan menemanimu sepanjang waktuku sampai ajal menjemput..*mengelus punggung Jaejin(meleleh guee TvT)

          Tao sedikit melonggarkan pelukannya, semakin lama dan lepas. Tao duduk berjongkok di hadapan Jaejin. Tangannya menyerahkan sebuket bunga mawar putih yang di rangkai apik sekali.

Tao : aku sudah berjanji padamu, aku takkan meninggalkanmu, aku takkan pergi lagi, aku akan selalu bersamamu, dan menemanimu.. dan juga, aku akan mencintaimu, menyayangimu, mengasihimu sekarang dan selamanya.. sampai kapanpun, cintaku dan sayangku hanya untukmu..
Jaejin : *menahan tangisnya dengan punggung tangan
Tao : mungkin ini terlalu cepat.. ehmm.. would you marry me?

          Namja tampan nan menawan itu mengucapkan kalimat sakral itu dengan senyumanya yang luar biasa membunuh Jaejin. Jaejin semakin tak tahan menahan tangisnya. Ia terharu, akan ucapan dan perlakuan romantis kekasihnya ini.

Tao : sayang..?!
Jaejin : i..i do..*mengambil buket dari tangan Tao
Tao : *berdiri dan memeluk Jaejin erat, terima kasih sayang.. wo ai ni..
Jaejin : wo ye ai ni..
Tao : *melepas pelukan

          Wajah mereka semakin dekat, hembusan nafas Tao semakin terasa sangat hangat menyapu wajah Jaejin. Dan..

Chuuu~~~~

          Ciuman itu tepat mengakhiri tahun dan mengawali tahun baru. Suara petasan terdengar di mana mana, suara terompet juga meramaikan malam ini. Ciuman mereka semakin panas saja semakin larutnya malam, namun, seiring berhentinya keramaian, Tao dan Jaejin melepas tautan mereka. Tao tersenyum sangaaaaaat manis sambil mengusap bibir Jaejin. Lampu di cafe menyala semua, terlihatlah banyak keluarga Jaejin dan Tao yang datang, orang tua dari keduanya juga datang. Melihat kejadian romantis ini.

-TAMAT-



Nah kalau yang ini bener bener tamat, tapi insyaallah nanti di bikin sequel yang udah nikah. Cie ciee, chukkae ya Jaejin sama Tao, semoga langgeng. Daaa *gandeng Lay, gaje kah? wkwk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar