Just little girl named Xiao Ai

Senin, 30 Desember 2013

FF Tao and Jaejin ep.2

Title : babypanda & miss.babbo <3
author : AISYAH AMINI A.K.A ISTRI SAHNYA LEE DONGHAE SUPER JUNIOR (y)
Cast : Huang Zi Tao a.k.a Tao, Jung Jaejin(namkor author a.k.a aisyah amini), Zhang Yi Xing a.k.a Lay, and other
Genre : comedy, romance, happy ending (maybe)
Rating : Bimbingan Orangtua(ini nulis ffnya aja di dampingin babe oman a.k.a sooman)

ini FF berchapter chapter, berpart part, berepisode episode, akan di share di FB dan blog ane :D 

-------------- ep2




-Tao house-

          Namja tampan ini masih belum beranjak dari ranjangnya, padahal hari sudah siang, bahkan semakin mengeratkan selimut tebalnya. Eomma tao masuk ke kamarnya, melihat putranya yang masih terbaring di ranjang.

Eomma tao : “sayang.. ireona..”
Tao : *diam
Eomma tao : *membuka selimut tao, “oh sayang, kau sakit eoh?”

          Rupanya tao sedang demam, tubuhnya menggigil dan banyak mengeluarkan 
keringat dingin.

Eomma tao : “tao.. astaga.. tunggu sebentar nae, eomma akan mengambilkan kompresan..”
Tao : *tetap menggigil

          Eomma tao begitu perhatian pada tao, setelah mengompresnya eomma tao duduk di samping ranjang tao.

Eomma tao : “kau sedang sakit, dan eomma ada pertemuan penting dengan rekan kerja appamu..”*mengelus rambut Tao yang sudah tertidur

          Eomma tao mengambil ponsel tao, melihat kontak yang ada, dan yang ada hanyalah nomor telfon eomma tao, appa tao, dan.. miss.babbo?..

Tao : “jaejin.. jaejin.. kajimaa.. jaejin..”*mengigau(adaaww >.< )
Eomma tao : “jaejin? Apa dia kekasih tao?”

          Tak ambil pikir, eomma tao langsung mengirim pesan pada jaejin datang ke rumah tao untuk merawat tao yang sedang demam dan untungnya jaejin menyanggupinya.Hanya perlu 15 menit eomma tao menunggu di pintu gerbang, Jaejin sudah datang berjalan kaki.

Eomma tao : “jaejin?”
Jaejin : “nae ahjumma.. jaejin imnidda..”*membungkuk hormat
Eomma tao : “kau hanya berjalan kaki?”
Jaejin : “nae.. rumah saya cukup dekat dari sini..”
Eomma tao : “ahh syukurlah kau datang.. tao sedang demam, dan ia masih tidur.. kau bisa merawatkannya untukku kan? Aku ada pertemuan penting..”
Jaejin : “nae ahjumma..”*tersenyum
Eomma tao : “ahh, kalau begitu gajja..”

          Eomma tao membawa jaejin ke kamar tao, tak lupa memberi tahu jaejin untuk obat tao,dan tak lupa untuk mengganti kompresannya.Setelah itu eomma tao pergi, Jaejin duduk di kursi yang berada di samping ranjang tao.

Jaejin : “rupanya kau bisa sakit juga..”*memperhatikan wajah tao yang sedang tertidur
Jaejin : “kau sangat lucu saat sedang tidur.. bayi panda..”*tersenyum

          Jaejin mengedarkan pandangannya, ia mulai berjalan-jalan mengitari kamar tao, figura figura foto yang terpampang di dinding, yang berisikan foto foto tao, mulai sejak kecil sampai besar, foto-fotonya di perlombaan matrial arts, dan foto foto lainnya. Tatapan Jaejin menuju ke sebuah bingkai foto yang berada di dekat meja computer tao

Jaejin : “foto yeoja..”*jaejin hendak melihat foto itu, samar-samar foto itu adalah foto yeoja namun..
Tao : “engghh…”

          Jaejin langsung beranjak menuju tao

Jaejin : “kau sudah bangun?”
Tao : *mencoba membuka matanya perlahan
Jaejin : “hai?”*tersenyum
Tao : “jaejin?..”*mengerenyitkan kening
Jaejin : “bayi panda?”*tersenyum lebih manis
Tao : “argghh..”*memegang kepala hendak bangun
Jaejin : “ehh jangan bangun dulu.. berbaringlah.. kau sedang sakit..”
Tao : “ini benar benar kau,Jung Jaejin?”
Jaejin : “bukan.. aku eommamu..”
Tao : “eomma?..”
Jaejin : “buka matamu Huang Zi Tao! Aku jung jaejin!”*berteriak
Tao : “mwo? Kau mau apa disini?”*benar benar tersadar
Jaejin : “eommamu menyuruhku merawatmu karena kau sedang sakit demam.. nah, sekarang kau tetap disini.. jangan beranjak.. aku akan membuatkanmu bubur!! Arra?!”*pergi
Tao : *menatap jaejin yang sudah pergi kemudian ia berjalan tertatih tatih menuju meja komputernya, mengambil bingkai foto yeoja dan menyimpannya di almari baju
Tao : “semoga dia tak tahu..”

          Tao kembali tidur di ranjangnya, dalam fikirannya ia terus bertanya tanya, kenapa eommanya menyuruh jaejin disini? Tao menutup matanya dengan lengan kirinya, sedangkan tangan kanannya ada di perut, kepala tao terasa sangat pusing.

Jaejin : “tao gajja makan..”*duduk di ranjang dekat tao
Tao : *menyingkirkan lengannya dan menatap jaejin
Jaejin : “apa yang sakit? Sekarang makanlah..”
Tao : *duduk bersandar di dashboard ranjang dengan bantuan jaejin
Jaejin : “jaa.. sekarang makanlah..” *menyodorkan nampan berisi bubur,air putih, dan obat obatan
Tao : *menatap nampan itu, tangannya sangat sulit di gerakan
Jaejin : “ahh iya kau sedang sakit..”*meletakan nampan di meja,mengambil mangkuk bubur dan mulai menyuapi tao
Jaejin : “gajja makan..”*menyodorkan sendok di depan mulut tao
Tao : *menatap jaejin bingung
Jaejin : “palli.. sebelum buburnya dingin.. aaa..”
Tao : *menerima suapan jaejin

          Tao pun makan dengan di suapi jaejin sampai habis. Selama di suapi oleh Jaejin, mata Tao tak henti hentinya memandang Jaejin, yang menurutnya sekarang Jaejin adalah sosok yang lembut dan keibuan. Jaejin dengan telaten juga memberikan tao obat, menyuruhnya kembali tidur dan menyelimutinya.

Jaejin : “nahh sekarang pekerjaanku sudah selesai.. aku pergi nae..”
Tao : “kau mau pulang?”
Jaejin : “nae..”*mengangguk
Tao : “kajima..”
Jaejin : “nae?”*bingung
Tao : “bukankah kau disuruh eommaku untuk menjagaku selama ia pergi? Jadi sebelum dia pulang kau belum boleh pulang juga.. duduk di situ dan temani aku..”
Jaejin : “kau sangat manja bayi panda!”*menggerutu
Tao : *menutup matanya
Jaejin : *duduk di kursi samping ranjang tao

          Lama kelamaan jaejin terserang rasa kantuk, ia mulai tidur sambil meletakan kepalanya di ranjang tao. Tao yang belum bisa tidur itu, melihat jaejin yang sudah pulas dalam tidurnya. Tao menggenggam tangan jaejin erat.

Tao : “mimpikan aku..”*mencium kening jaejin dan juga pipi kirinya

          Setelah itu tao pun juga ikut tertidur sambil masih menggenggam tangan jaejin erat.

          Jam 4 sore, eomma tao datang. Ia begitu terkejut saat melihat putranya tengah tertidur lelap sambil menggenggam tangan seorang gadis yang juga tidur di kursi sampingnya.

          Eomma tao tersenyum, eomma tao membangunkan jaejin

Eomma tao : “nak ireona..”*mengguncangkan bahu jaejin pelan
Jaejin : “ahh..ehh..”*terbangun,kaget melihat tangannya di genggam tao dan langsung menyingkirkan tangan tao
Eomma tao : “pulanglah.. sudah sore..”
Jaejin : “nae..”*hendak bangun
Tao : *memegang tangan jaejin, “biar ku antar..”
Jaejin + eomma tao : *kaget, menatap tao
Tao : *berdiri, memakai jaketnya
Eomma tao : “tapi kau sedang sakit sayang..”
Tao : “aku sudah sembuh..”*meletakan tangan eommanya ke keningnya
Eomma tao : “tapi..”
Tao : “aku pergi dulu eomma, daa..”*menarik tangan jaejin

          Tao mengantar Jaejin dengan mobil sportnya, selama di dalam mobil mereka hanya saling diam. Sampai di rumah Jaejin

Jaejin : “gomawo sudah mengantarku..”*hendak turun
Tao : *menahan tangan Jaejin, “gomawo sudah merawatku..”
Jaejin : *tersenyum kecil, “jaga kesehatanmu bayi panda!! Kau sangat merepotkanku!!”*mengacak acak rambut tao dan tertawa kecil
Tao : “kau menyebalkan, nona bodoh..”*pout
Jaejin : “kalau begitu aku masuk dulu nae.. hati hati di jalan! Anyeong!!”*keluar mobil Tao dan masuk ke dalam rumah
Tao : *memandang kepergian Jaejin dan tersenyum kecil

          Sesampainya di rumah, Tao langsung menemui eommanya yang sedang memasak di dapur.

Tao : “eomma..”*memeluk eommanya dari belakang
Eomma tao : “eo,kau sudah pulang rupanya..”
Tao : “eomma.. apa eomma menyuruh jaejin merawatku?”
Eomma tao : “nae,waeyo? Bukankah dia kekasihmu?”
Tao : “mwo kekasih? Hahaha.. dia bukan kekasihku eomma..”
Eomma tao : “hmm?mana mungkin? Kau bahkan tadi mengigau sambil memanggil namanya? Jaejin.. jaejin.. kajima.. jaejin..”*mengikuti suara tao tadi
Tao : “jinjja? Apa benar aku mengigau seperti itu?..”
Eomma tao : “kau memang pintar mencari yeoja.. dia yeoja yang cantik,manis,lucu, dan baik.. eomma menyukainya..”
Tao : “hmm..”*pergi ke kamarnya

-Tao line-

          Jaejin,dia memang yeoja cantik,manis,lucu,dan.. baik? Baik darimana? Tapi dia memang baik.. rupanya di balik sifatnya yang galak dan menyebalkan itu dia juga sosok seorang yang lembut dan hangat.

          Aku mengambil bingkai foto yang ku sembunyikan di almari bajuku, aku duduk di ranjang sambil mengamati seorang yeoja cantik di dalam bingkai itu.
Tao : “kau sedang apa? Kau tahu.. aku sangat merindukanmu.. walau baru beberapa menit yang lalu kita berpisah..”*mencium foto

          Aku memang sepertinya sudah gila oleh Jaejin, dia yeoja yang benar benar mampu membuatku jatuh cinta. Selama di China sampai sekarang di Korea, hanya dia yang mampu menggaet hatiku.

Drrt drrt

          Ku ambil ponselku, sebuah pesan masuk

-miss.babbo
Bayi panda, jaga kesehatanmu!! Kau sangat membuatku repot :v oh iya, kau rupanya namja yang sangat manja >.< kekke, kau sangat lucu :p

          Aku tersenyum kecil membaca pesan darinya, memang mengejek, tapi menurutku candaan inilah yang mampu membuatku tersenyum setiap memikirkan dirinya, senyumannya yang membuatku sembuh.. dan pengertian darinya.. eomma memang tahu apa yang aku butuhkan..

-Lay house-

          Tampak Lay di kamarnya sedang asyik mengobrol dengan seseorang di ponsel

Lay : “kau darimana saja chagia? Aku menelfonmu, mengirimu pesan dari jam 11 dan kau tak meresponnya? Kau kemana eoh?”*kesal
Seseorang : “mianhae oppa..  aku.. aku tadi mengantar eommaku ke rumah temannya..”
Lay : “sampai sesore ini?”
Seseorang : “nae oppa.. mianhae..”
Lay : “kau tahu kan aku sangat merindukanmu?.. Jung Jaejin chagiaa..?”

          Ternyata seseorang yang sedang berbincang dengan Lay di telfon adalah Jung Jaejin, yeoja chingu Lay. Bagaimana bisa?

Flashback on—

Jaejin : “mianhae.. tapi itu tidak mungkin sekali..”
Lay : “di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin..”
Jaejin : “itu slogan tao..”
Lay : “kau bahkan mengetahuinya..”

          Mereka saling diam, sibuk dengan fikiran masing-masing. Tiba tiba Lay menggenggam kedua tangan Jaejin.

Lay : “jaejin..”
Jaejin : *kaget,wajah memerah, “mm..mwo?”
Lay : “kau benar-benar tak ada hubungan apapun dengan Tao?”
Jaejin : “jinjja-yoo, aku berani bersumpah..”
Lay : “saranghae..”
Jaejin : “NAE??..”*kaget
Lay : “sebenarnya.. aku sudah lama menyukaimu.. sejak pertama kali kita bertemu..”*menggenggam tangan Jaejin semakin erat
Jaejin : “mwo?”*bingung
Lay : “tapi.. aku takut untuk mengakuinya.. karena kufikir selama itu kau dekat dan bahkan punya hubungan dengan tao..”
Jaejin : “aku tidak ada hubungan dengan tao..”
Lay : “kalau begitu.. nae yeoja chingu ga dwae o-jullae?”
Jaejin : “l..lay..kau serius?”
Lay : “apa aku terlihat berbohong?”
Jaejin : *menatap mata Lay intens
Lay : “percayalah padaku..”
Jaejin : “aku..aku mau..”
Lay : *tersenyum puas, berdiri dari kursinya, mendekati Jaejin dan memeluknya erat >.< , “neomu saranghae..”
Jaejin : “nado..nado saranghae..”*membalas pelukan Lay

          Dan mulai malam itu, Lay dan Jaejin terikat oleh hubungan percintaan, sebagai sepasang kekasih.

Flashback off—

Lay : “besok pagi aku jemput kamu nae chagiaa..”
Jaejin : “nae oppa..”
Lay : “aishh lucunya kamu saat memanggilku oppa..”
Jaejin : “waeyo? Op..oppa? oppa? Lay Oppa? Haha..”
Lay : “haha.. ya sudah nae chagi, aku mau mandi dulu..”
Jaejin : “kau belum mandi? Pantas saja bau sekali..”
Lay : “yakk!! Kau mengejekku!!”
Jaejin : “mianhae oppa, kalau begitu mandilah biar wangi.. anyeong oppa!!”*menutup telfon

Lay : “aishh.. yeoja chingu kurang ajar.. tetapi aku mencintaimu..”*mencium foto Jaejin yang menjadi wallpaper ponselnya

TBC.. dont forget coment and like ^_^ dont be silent readers, *entar di sampluk chuyunk Tao loh :3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar